Beranda | Artikel | Infant | Moms, Ketahui Jenis Gatal pada Bayi dan Gambarnya!

Moms, Ketahui Jenis Gatal pada Bayi dan Gambarnya!

Infant
01/09/2026
Penulis: Amanda Dwi Azaria
Reviewer: Chief Editor
Moms, Ketahui Jenis Gatal pada Bayi dan Gambarnya!

Jenis gatal pada bayi dapat disebabkan oleh biang keringat, eksim, biduran, dermatitis kontak, ruam popok, hingga infeksi jamur. Setiap kondisi memiliki ciri yang berbeda, sehingga Moms perlu mengenali bentuk dan lokasi ruam serta memperhatikan gejala lain yang menyertainya.

Melihat kulit si Kecil kemerahan, muncul bintik, atau tampak sering digaruk tentu dapat membuat Moms khawatir. Apalagi, kulit bayi masih sangat sensitif sehingga mudah mengalami iritasi akibat panas, keringat, gesekan, atau akibat memakai bahan tertentu.

Jenis gatal pada bayi dan gambarnya dapat membantu Moms mengenali beberapa kondisi kulit yang umum terjadi. Namun, tampilan ruam dapat berbeda pada setiap bayi dan warna kulit, sehingga gambar hanya menjadi panduan awal dan bukan pengganti pemeriksaan dokter.

Penyebab Kulit Bayi Gatal

Kulit bayi dapat terasa gatal ketika mengalami peradangan atau iritasi. Beberapa kondisi yang dapat menjadi penyebabnya antara lain:

  • Biang keringat, ketika keringat terperangkap di kulit, terutama pada area yang panas dan lembap seperti ketiak atau leher

  • Kulit kering, yang dapat membuat permukaan kulit terasa kasar, kencang, dan gatal.

  • Iritasi, akibat paparan sabun, deterjen, pewangi pakaian, produk perawatan kulit, bahan pakaian, atau popok yang kurang cocok dengan kulit si Kecil.

  • Alergi, yang dapat memicu reaksi pada kulit setelah si Kecil terpapar alergen tertentu, seperti makanan, bahan dalam produk perawatan kulit, atau alergen dari lingkungan.

  • Infeksi kulit, baik akibat bakteri, virus, maupun jamur, yang dapat disertai ruam dan rasa gatal.

Lokasi munculnya ruam juga dapat memberikan petunjuk mengenai penyebabnya. Misalnya, biang keringat lebih sering muncul pada area yang panas dan lembap, sedangkan ruam popok terutama mengenai kulit yang tertutup popok.

Baca Juga: Campak pada Bayi: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati

Jenis Gatal pada Kulit Bayi dan Gambarnya

Berikut beberapa jenis gatal pada bayi dan gambarnya yang cukup umum ditemukan. Moms dapat memperhatikan bentuk, lokasi, serta gejala yang muncul bersamaan untuk membantu mengenali kondisi kulit si Kecil.

1. Biang Keringat

Biang keringat atau heat rash terjadi ketika saluran kelenjar keringat tersumbat sehingga keringat terperangkap di bawah kulit. Kondisi ini dapat terlihat sebagai bintik-bintik merah kecil atau lepuhan kecil yang sering muncul di leher, dada, punggung, atau lipatan kulit.

Biang keringat lebih mudah terjadi ketika cuaca panas dan lembap atau ketika si Kecil menggunakan pakaian terlalu tebal. Ruam dapat terasa gatal sehingga si Kecil menjadi lebih rewel atau sering menggerakkan bagian tubuh yang terkena. 

2. Eksim

Eksim atau atopic dermatitis menyebabkan kulit menjadi kering, merah, kasar, dan terasa gatal. Pada bayi, eksim sering muncul di wajah, kulit kepala, atau bagian tubuh tertentu dan dapat membuat si Kecil menggaruk atau menggosok kulit.

Kondisi ini berkaitan dengan gangguan fungsi pelindung kulit sehingga kulit lebih mudah kehilangan kelembapan dan teriritasi. Perawatan umumnya berfokus pada menjaga kelembapan kulit dan menghindari pemicu yang dapat memperburuk gejala.

3. Biduran

Biduran atau hives biasanya berupa bentol yang menonjol dengan ukuran dan bentuk yang dapat berbeda-beda. Ruam ini umumnya terasa sangat gatal dan dapat muncul di berbagai bagian tubuh, seperti wajah, leher, dada, punggung, lengan, tungkai, hingga area perut. 

Bentol biduran juga dapat berpindah atau menghilang di satu area kemudian muncul di area lain. Penyebabnya dapat berupa infeksi virus, reaksi terhadap obat tertentu seperti antibiotik, atau paparan pemicu seperti makanan, gigitan serangga, lateks, suhu dingin atau panas, serta tekanan dan gesekan pada kulit. 

4. Dermatitis Kontak

Dermatitis kontak terjadi ketika kulit bereaksi setelah bersentuhan dengan zat yang mengiritasi atau menyebabkan reaksi alergi. Pada bayi, pemicunya dapat berupa sabun, deterjen, produk perawatan kulit, bahan pakaian, atau zat lain yang menyentuh kulit.

Ruam biasanya muncul pada area yang terkena pemicu dan dapat berupa kemerahan, gatal, kulit kering, bersisik, atau bahkan lepuhan. Menghindari bahan pemicu merupakan bagian penting dalam mencegah kondisi ini berulang.

5. Ruam Popok

Ruam popok biasanya terlihat sebagai kulit kemerahan atau teriritasi pada area yang tertutup popok. Kontak terlalu lama dengan urine atau feses, gesekan, serta kelembapan dapat merusak lapisan pelindung kulit dan menyebabkan peradangan.

Jika ruam tampak merah terang, memiliki batas yang jelas, dan disertai bintik-bintik kecil di sekitar ruam utama, infeksi jamur Candida juga perlu dipertimbangkan. Ruam akibat jamur biasanya lebih berat pada lipatan selangkangan. 

6. Cradle Cap

Cradle cap merupakan bentuk dermatitis seboroik yang umumnya muncul di kulit kepala bayi. Kondisinya terlihat seperti sisik berwarna kekuningan dan agak berminyak, terkadang disertai kemerahan.

Berbeda dari beberapa jenis ruam lainnya, cradle cap biasanya tidak terasa gatal atau mengganggu kenyamanan bayi. Kondisi ini sangat umum dan biasanya membaik seiring bertambahnya usia.

7. Cacar Air