Beranda | Artikel | Infant | Mengenal Pola Tidur Bayi yang Normal Sesuai dengan Usia Si Kecil

Mengenal Pola Tidur Bayi yang Normal Sesuai dengan Usia Si Kecil

Infant
10/02/2026
Penulis: Makuku
Reviewer: Chief Editor
Mengenal Pola Tidur Bayi yang Normal Sesuai dengan Usia Si Kecil

Pola tidur bayi sering membuat Moms bingung, apalagi saat si Kecil terlihat sering terbangun di malam hari atau justru tidur hampir sepanjang hari. Ini sebenarnya wajar, karena pola tidur bayi sangat dipengaruhi oleh usia dan tahap perkembangannya. Dengan memahami pola tidur bayi yang normal, Moms bisa lebih tenang dalam merespons kebutuhan istirahat si Kecil.

Mengenal Pola Tidur Bayi

Pola tidur bayi normal sangat bervariasi sesuai dengan usianya. Pada bayi baru lahir usia 0–3 bulan, si Kecil membutuhkan sekitar 14–17 jam tidur dalam sehari. Namun, waktu tidur ini terbagi menjadi beberapa sesi pendek, biasanya 2–4 jam, karena bayi masih sering terbangun untuk menyusu.

Saat usia si Kecil memasuki 4–12 bulan, total waktu tidur mulai berkurang menjadi sekitar 12–16 jam per hari. Tidur malam juga mulai lebih panjang dan teratur, meskipun beberapa bayi masih terbangun di malam hari. 

Pada tahap ini, Moms dianjurkan selalu menidurkan bayi dalam posisi telentang, karena posisi ini paling aman dan membantu menjaga pernapasan si Kecil tetap optimal saat tidur.

Hal Penting Terkait Pola Tidur Bayi

Selain memahami durasi tidur, Moms juga perlu mengetahui kebiasaan tidur bayi agar tidak salah menilai apakah pola tidur si Kecil masih tergolong normal atau perlu perhatian khusus.

1. Setiap Bayi Memiliki Pola Tidur yang Berbeda

Setiap bayi memiliki kebutuhan tidur yang unik. Ada si Kecil yang mudah tidur panjang, ada juga yang sering terbangun. Moms sebaiknya tidak membandingkan pola tidur anak dengan bayi lain, karena perbedaan ini sangat wajar. 

Namun, jika pola tidur bayi terlihat sangat tidak teratur dan berdampak pada tumbuh kembang si Kecil, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter anak.

2. Bayi Baru Lahir Bisa Tidur Sepanjang Hari

Bayi baru lahir memang bisa tidur hampir sepanjang hari. Hal ini disebabkan oleh proses adaptasi dari kehidupan di dalam kandungan ke dunia luar. Selain itu, masa pertumbuhan pesat dan perkembangan otak membuat tubuh si Kecil membutuhkan lebih banyak waktu istirahat untuk mendukung pelepasan hormon pertumbuhan.

3. Bayi Baru Lahir Dapat Sering Terbangun

Sering terbangun setiap 1–3 jam adalah hal yang normal pada bayi baru lahir. Lambung yang masih kecil membuat si Kecil cepat lapar. Bayi juga belum mampu membedakan siang dan malam. Faktor lain seperti popok basah, rasa tidak nyaman, kedinginan, atau kepanasan juga dapat menyebabkan bayi terbangun. Pola ini biasanya mulai membaik saat usia 3–4 bulan.

4. Bayi Baru Lahir Dapat Tidur Berisik

Tidur berisik, seperti mendengkur, mendengus, atau merintih, sering membuat Moms khawatir. Padahal, kondisi ini normal karena saluran napas bayi masih sempit dan sistem tubuhnya masih berkembang. 

Bayi juga sering berada dalam fase tidur aktif (REM), sehingga banyak bergerak dan mengeluarkan suara. Seiring bertambahnya usia, kondisi ini umumnya akan berkurang dengan sendirinya.

Memahami pola tidur bayi yang normal membantu Moms lebih tenang menghadapi si Kecil yang sering terbangun. Selain faktor usia, kenyamanan saat tidur juga berperan penting agar bayi bisa kembali tidur nyenyak.

Untuk mendukung tidur si Kecil, Moms bisa memilih, popok lembut untuk kulit sensitif, MAKUKU Skin Health. Popok MAKUKU Skin Health menyerap hingga 12 jam, mengurangi lembap yang mengganggu tidur, serta telah teruji dermatologis oleh Dermatest GmbH Jerman sehingga aman untuk kulit si Kecil.

FAQ

Kapan Pola Tidur Bayi Mulai Teratur?

Pola tidur bayi biasanya mulai terlihat lebih teratur saat si Kecil berusia sekitar 3 bulan. Di tahap ini, bayi mulai memiliki jam tidur dan waktu bangun pagi yang lebih konsisten. Memasuki usia 4–6 bulan, banyak bayi sudah mampu tidur sepanjang malam selama 8–12 jam dan mulai siap mengikuti jadwal tidur yang teratur.

Apakah Bayi Tidur Selama 4 Jam Itu Normal?

Tidur selama 4 jam berturut-turut umumnya masih tergolong normal, terutama jika usia si Kecil sudah lebih dari 1 bulan atau berat badannya telah kembali ke berat lahir. Pada usia ini, bayi mulai mampu tidur lebih lama di malam hari. Namun, untuk bayi baru lahir usia 0–4 minggu, sebaiknya Moms tetap membangunkan bayi setiap 2–3 jam untuk menyusu.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan Moms

1. Apakah MAKUKU Skin Health Aman Digunakan untuk Kulit Sensitif si Kecil?

Tentu aman, Moms. Popok bayi terbaik, MAKUKU Skin Health, telah melalui uji dermatologis ketat di Jerman oleh Dermatest GmbH, lembaga independen berstandar internasional. Hasil pengujian membuktikan popok ini bebas iritasi, sehingga nyaman dan aman digunakan setiap hari oleh si Kecil.

2. Berapa Lama Daya Serap MAKUKU Skin Health Dapat Bertahan?

MAKUKU Skin Health dirancang dengan daya serap tinggi yang mampu menahan cairan hingga 12 jam. Keunggulan ini membuat popok tetap kering lebih lama, baik saat si Kecil beraktivitas di siang hari maupun tidur di malam hari tanpa mudah terbangun.

3. Apa Fungsi Bantalan Timbul Adaptif pada MAKUKU Skin Health?

Bantalan timbul adaptif pada popok lembut untuk kulit sensitif, MAKUKU Skin Health, menciptakan ruang udara di antara popok dan kulit bayi. Desain ini mengurangi kontak langsung dengan kulit hingga 50%, membantu sirkulasi udara lebih baik, serta menjaga permukaan popok tetap kering untuk kenyamanan si Kecil.

Referensi:

  1. https://www.alodokter.com/komunitas/topic/jam-tidur-bayi-4-bulan

  2. https://www.nutriclub.co.id/artikel/tumbuh-kembang/0-3-bulan/tahap-mengatur-jam-tidur-si-kecil-sesuai-usianya

  3. https://www.alodokter.com/ini-penyebab-nafas-bayi-berbunyi-dan-tindakan-yang-perlu-dilakukan

  4. https://www.alodokter.com/ini-penyebab-bayi-terbangun-di-malam-hari

  5. https://www.alodokter.com/komunitas/topic/apakah-bayi-yang-baru-lahir-tidur-terus-itu-normal

  6. https://www.alodokter.com/ketahui-jam-tidur-bayi-yang-normal




Bagikan di media sosial:
Customer Care MAKUKU