Baby spa adalah salah satu bentuk perawatan bayi populer yang menggabungkan aktivitas berenang, terapi air hangat, serta pijat bayi. Tidak hanya menjadi momen relaksasi, baby spa juga memberikan berbagai manfaat penting untuk tumbuh kembang si Kecil. Yuk Moms, simak penjelasannya!
Manfaat Baby Spa untuk Kesehatan dan Tumbuh Kembang Si Kecil
Baby spa bukan sekadar aktivitas bermain air. Di balik sesi yang terlihat menyenangkan, terdapat banyak manfaat yang bisa dirasakan si Kecil. Berikut ini berbagai manfaat baby spa yang penting untuk Moms ketahui:
1. Stimulasi Sensorik yang Optimal
Saat si Kecil berada di dalam air hangat, kulitnya menerima berbagai rangsangan lembut yang membantu perkembangan sensorik. Sentuhan air, gerakan tubuh, serta pijatan ringan mampu meningkatkan kepekaan indera peraba dan membantu otak bayi memproses berbagai sensasi dengan lebih baik.
2. Meningkatkan Keterampilan Motorik
Gerakan menendang, menggerakkan tangan, dan mengapung di dalam air membantu melatih otot-otot tubuh si Kecil. Aktivitas ini sangat baik untuk perkembangan motorik kasar maupun halus.
Beberapa ahli juga menyebutkan bahwa gerakan di dalam air membantu melatih keseimbangan dan koordinasi tubuh. Hal ini akan mendukung kemampuan si Kecil saat belajar tengkurap, merangkak, berdiri, hingga berjalan.
3. Membantu Si Kecil Tidur Lebih Nyenyak
Setelah sesi baby spa, tubuh si Kecil menjadi lebih rileks. Air hangat dan pijatan lembut membantu mengurangi ketegangan sehingga bayi merasa nyaman. Kondisi ini membuat si Kecil lebih mudah tidur dan memiliki kualitas tidur yang lebih baik. Bagi Moms yang bayinya sering terbangun di malam hari, baby spa bisa menjadi solusi alami.
4. Mengurangi Kolik dan Perut Kembung
Air hangat dalam baby spa dapat membantu melancarkan sistem pencernaan si Kecil. Gerakan di air serta pijatan ringan pada area perut membantu meredakan kolik dan kembung. Jika si Kecil sering rewel karena masalah perut, baby spa bisa membantu memberikan rasa nyaman.
5. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Aktivitas fisik di dalam air membantu memperkuat otot dan meningkatkan sirkulasi darah. Dengan tubuh yang lebih aktif, daya tahan tubuh si Kecil juga dapat meningkat. Moms tentu ingin si Kecil tumbuh sehat dan tidak mudah sakit, bukan?
6. Mengoptimalkan Perkembangan Kognitif
Bermain air sambil berinteraksi dengan mainan warna-warni merangsang rasa ingin tahu si Kecil. Ia belajar mengenali warna, bentuk, serta tekstur. Aktivitas ini mendukung perkembangan kognitif dan kemampuan berpikir sejak usia dini.
7. Mempererat Bonding dengan Moms
Momen baby spa juga menjadi waktu yang sangat berharga untuk mempererat hubungan emosional antara Moms dan si Kecil. Sentuhan, tatapan mata, dan komunikasi selama sesi berlangsung menciptakan rasa aman dan nyaman bagi bayi.
8. Mengurangi Kebiasaan Menggigit Jari
Beberapa bayi memiliki kebiasaan menggigit jari saat merasa bosan atau tidak nyaman. Dengan adanya stimulasi alternatif melalui aktivitas baby spa, perhatian si Kecil bisa teralihkan sehingga kebiasaan tersebut perlahan berkurang.
9. Meningkatkan Koordinasi Mata dan Tangan
Mainan yang digunakan saat baby spa membantu si Kecil melatih koordinasi antara penglihatan dan gerakan tangan. Ketika bayi mencoba meraih atau memegang mainan di dalam air, kemampuan koordinasi ini berkembang secara alami.
10. Mengatasi Ketegangan Otot
Air hangat memiliki efek relaksasi yang membantu mengurangi ketegangan pada otot si Kecil. Terutama bagi bayi yang sering terlihat tegang atau kaku, terapi air bisa membantu tubuhnya menjadi lebih lentur dan nyaman.
11. Meningkatkan Nafsu Makan
Setelah aktif bergerak di dalam air, energi si Kecil akan terkuras. Kondisi ini biasanya membuat bayi merasa lapar dan menyusu lebih banyak. Selain itu, rasa rileks setelah baby spa juga mendukung pola makan yang lebih baik.
12. Melatih Sosialisasi Sejak Dini
Jika baby spa dilakukan bersama bayi lain, si Kecil bisa mulai mengenal interaksi sosial sejak dini. Meski masih sangat kecil, pengalaman ini membantu bayi beradaptasi dengan lingkungan sosial di sekitarnya.
13. Membentuk Kepercayaan Diri
Pengalaman positif di dalam air membantu si Kecil merasa lebih berani dan percaya diri. Ketika ia terbiasa dengan lingkungan baru yang aman dan menyenangkan, rasa percaya diri pun akan tumbuh secara bertahap.
14. Mendukung Perkembangan Sistem Pernapasan
Aktivitas bergerak di dalam air membantu meningkatkan kapasitas paru-paru si Kecil. Sistem pernapasan menjadi lebih kuat karena tubuh belajar menyesuaikan ritme napas saat beraktivitas.
15. Menjaga Kelembapan dan Kesehatan Kulit
Air hangat yang dikombinasikan dengan pijatan menggunakan baby oil atau lotion membantu menjaga kelembapan kulit si Kecil. Kulit bayi yang terhidrasi dengan baik akan terhindar dari iritasi maupun masalah kulit lainnya.

Setelah sesi baby spa yang menyenangkan, pastikan kenyamanan si Kecil tetap terjaga dengan perlindungan yang tepat. Salah satunya dengan mengenal MAKUKU Slim Luxury Silky, popok bayi premium berdesain tipis, lembut di kulit, dan dirancang untuk bantu cegah ruam agar kulit si Kecil tetap sehat usai berendam.
Dilengkapi Triple Zero Protection, MAKUKU Slim Luxury Silky siap memberikan kenyamanan dan perlindungan optimal sejak si Kecil lahir. Jadi, setelah momen relaksasi di baby spa, Moms tak perlu khawatir, si Kecil tetap kering, nyaman, dan bebas bergerak sepanjang hari.
FAQ
Baby Spa Mulai Usia Berapa?
Baby spa bisa dilakukan saat si Kecil berusia 3–6 bulan. Pada rentang usia ini, otot leher dan punggung bayi sudah cukup kuat untuk menopang tubuhnya saat berendam atau berenang di kolam baby spa.
Meski begitu, setiap bayi memiliki perkembangan yang berbeda, sehingga Moms tetap perlu memastikan kesiapan fisik si Kecil. Sebaiknya Moms berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter anak untuk mengetahui waktu yang paling tepat sesuai kondisi dan kebutuhan si Kecil.
Bagaimana Cara Melakukan Baby Spa?
Baby spa biasanya dilakukan oleh terapis berpengalaman di tempat khusus bayi. Namun, Moms juga bisa melakukannya di rumah setelah berkonsultasi dengan dokter anak. Pastikan kondisi si Kecil sehat dan siap agar sesi spa berjalan aman serta nyaman.
Langkah pertama adalah berendam atau berenang di kolam air hangat khusus bayi. Gunakan pelampung yang sesuai ukuran tubuh si Kecil dan pastikan suhu air tidak terlalu panas. Dampingi selalu dan biarkan ia bebas menggerakkan tangan serta kakinya.
Perhatikan respons si Kecil selama berada di air. Jika terlihat tidak nyaman, segera hentikan sesi. Bayi usia 3–6 bulan biasanya lebih mudah beradaptasi karena air hangat memberi rasa tenang seperti di dalam rahim.
Setelah sesi air, lanjutkan dengan pijatan lembut di ruangan yang nyaman. Mulai dari kaki, lalu ke dada dengan gerakan memutar, dan akhiri dengan memijat punggung saat tummy time. Lakukan perlahan agar si Kecil merasa rileks.
Pijat Bayi dan Baby Spa Apa Bedanya?
Spa bayi dan pijat bayi sama-sama bertujuan memberi kenyamanan bagi si Kecil. Namun, keduanya berbeda dalam pengalaman yang ditawarkan. Pijat bayi berfokus pada sentuhan lembut untuk membantu relaksasi, sedangkan baby spa menghadirkan rangkaian perawatan yang lebih lengkap.
Baby spa tidak hanya melibatkan pijatan, tetapi juga sesi berendam atau berenang di air hangat serta stimulasi sensorik. Tujuannya untuk meningkatkan kekuatan fisik dan emosional si Kecil. Karena terdiri dari beberapa tahapan, durasinya biasanya lebih lama dibanding pijat biasa.
Sementara itu, pijat bayi umumnya berdurasi lebih singkat dan lebih fokus pada kebutuhan tertentu, seperti meredakan ketegangan otot, melancarkan sirkulasi, atau membantu si Kecil tidur lebih nyenyak. Moms bisa memilih sesuai kebutuhan dan kondisi bayi.
Bolehkah Bayi Spa Saat Batuk Pilek?
Jika si Kecil sedang batuk atau pilek, sebaiknya Moms berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter anak sebelum melakukan baby spa. Bayi yang sedang sakit biasanya membutuhkan perhatian khusus dan kondisi tubuhnya belum tentu siap untuk berendam atau beraktivitas di air.
Pada beberapa kasus, baby spa tidak dianjurkan saat si Kecil sedang kurang sehat. Selain berisiko membuat tubuhnya semakin lelah, aktivitas ini juga bisa meningkatkan potensi penularan virus kepada bayi lain di tempat spa.
Jika batuk dan pilek membuat si Kecil tidak nyaman atau mudah lelah, sebaiknya tunda sesi spa hingga kondisinya membaik. Sebagai alternatif, Moms bisa melakukan pijatan lembut di rumah untuk membantu meredakan gejala dan membuat si Kecil lebih rileks.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan Moms
Apakah MAKUKU Slim Luxury Silky Cocok untuk Kulit si Kecil?
Ya, Moms. Popok bayi premium, MAKUKU Slim Luxury Silky telah melalui uji Dermatologically Tested sehingga terbukti aman untuk kulit si Kecil. Dilengkapi Natural Fine Silk Fibers, MAKUKU Slim Luxury Silky membantu mengurangi gesekan pada kulit, sehingga risiko iritasi dapat diminimalkan dan si Kecil tetap merasa nyaman sepanjang hari.
Apakah MAKUKU Slim Luxury Silky Nyaman Dipakai Saat si Kecil Aktif?
Tentu saja, Moms. Dengan ketebalan hanya 1.6 mm atau Zero Feel, popok bayi terbaik, MAKUKU Slim Luxury Silky, terasa sangat tipis dan ringan saat digunakan. Teknologi SAP Thin Core juga membantu mencegah popok menggumpal meski daya serapnya sudah maksimal, sehingga si Kecil tetap leluasa bergerak tanpa rasa berat atau tidak nyaman.
Berapa Lama Daya Tahan Serap MAKUKU Slim Luxury Silky?
MAKUKU Slim Luxury Silky mampu memberikan perlindungan hingga 12 jam. Dengan teknologi Zero Worry dan sistem penyerapan yang merata, MAKUKU Slim Luxury Silky membantu mencegah kebocoran secara optimal. Kulit si Kecil pun tetap kering dan nyaman, baik saat bermain di siang hari maupun tidur nyenyak di malam hari.
Referensi:
-
https://www.halodoc.com/artikel/ibu-ini-13-manfaat-baby-spa-untuk-kesehatan-yang-perlu-diketahui
-
https://www.ekahospital.com/better-healths/manfaat-baby-spa-untuk-tumbuh-kembang-anak
-
https://bebeclub.co.id/artikel/tumbuh-kembang/0-3-bulan/manjakan-buah-hati-dengan-pijatan-halus-dan-lembut-ala-spa-bayi