Beranda | Artikel | Newborn | Ganti Popok Bayi Berapa Jam Sekali?

Ganti Popok Bayi Berapa Jam Sekali?

Newborn
09/06/2026
Penulis: Makuku
Reviewer: Chief Editor
Ganti Popok Bayi Berapa Jam Sekali?

Pergantian popok bayi sekali pakai sebaiknya dilakukan secara teratur dan sesuai dengan kebutuhan bayi ya moms and dads. Pada beberapa bayi mungkin memerlukan ganti popok lebih sering, terutama jika mereka lebih aktif dan memiliki kulit sensitif yang rentan terkena iritasi.  Lalu, ganti popok bayi berapa jam sekali sih idealnya? Yuk, kita bahas lebih lanjut.

Ganti Popok Bayi Berapa Jam Sekali?

Frekuensi buang air kecil (BAK) dan buang air besar (BAB) pada bayi memang bervariasi atau berbeda pada setiap bayi. Namun, normalnya frekuensi BAK bayi baru lahir adalah 1-3 jam sekali atau 4-6 kali sehari. Frekuensi BAK dan BAB bayi yang sering ini membuat orang tua harus ekstra perhatian pada pergantian popok bayi agar kebersihan kulit bayi tetap terjaga dan bisa menjawab pertanyaan “ganti popok berapa jam sekali?”

Penting untuk selalu memeriksa popok bayi dan segera menggantinya jika popok sudah basah atau kotor. Pergantian popok yang teratur adalah salah satu cara untuk menjaga kesehatan kulit bayi dan mencegah iritasi atau ruam popok. Secara umum, dokter atau ahli merekomendasikan untuk mengganti popok bayi setiap 3-4 jam atau segera setelah bayi buang air kecil atau besar.

Cara Mengganti Popok Bayi dengan Mudah

Mengganti popok bayi mungkin terdengar mudah moms, tapi kenyataannya mengganti popok yang salah bisa memicu banyak masalah pada bayi loh. Misalnya menyebabkan iritasi kulit, bayi tidak nyaman dan rewel. Nah, berikut ini cara dan langkah mengganti popok bayi dengan mudah:

  1. Persiapkan kebutuhan untuk mengganti popok, misalnya alas yang bersih, popok baru yang bersih, tisu, air, krim popok dan lainnya.

  2. Sebelum mengganti popok, sebaiknya moms and dads mencuci tangan terlebih dahulu dengan sabun hingga bersih ya.

  3. Kemudian baringkan si kecil, lepas popok kotornya dengan cara melepas perekat popok dan buang popok kotor setelah semua proses selesai.

  4. Bersihkan kulit bayi dengan menyeka dari arah depan ke belakang menggunakan tisu. Bersihkan pula area sekitar popok dan keringkan.

  5. Hindari menggunakan bedak, moms bisa menggunakan krim atau salep popok. setelah mengoleskan ganti popok si kecil dengan popok bersih.

  6. Gulung atau rekatkan popok pada tape pembuang agar kotoran si kecil tidak berantakan. Buang popok dan tisu bekas digunakan dan moms jangan lupa cuci tangan kembali ya.

Akibat Bayi Jarang Ganti Popok

Mengganti popok secara rutin bukan hanya untuk menjaga kebersihan, tetapi juga membantu menjaga kesehatan dan kenyamanan Si Kecil. Jika popok terlalu lama dibiarkan dalam kondisi basah atau kotor, ada beberapa dampak yang dapat terjadi pada bayi, di antaranya:

1. Meningkatkan risiko ruam popok

Kulit bayi masih sangat sensitif sehingga paparan urine dan feses yang terlalu lama dapat menyebabkan iritasi. Kondisi ini biasanya ditandai dengan kemerahan, kulit terasa hangat, hingga bayi tampak lebih rewel karena tidak nyaman.

2. Kulit menjadi lembap dan mudah iritasi

Popok yang jarang diganti dapat membuat area kulit tertutup terus-menerus dalam kondisi lembap. Kelembapan berlebih dapat mengganggu lapisan pelindung alami kulit sehingga kulit lebih mudah mengalami lecet atau iritasi.

3. Meningkatkan risiko infeksi jamur atau bakteri

Lingkungan yang hangat dan lembap pada area popok dapat menjadi tempat berkembangnya jamur maupun bakteri. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat memicu gangguan kulit pada area sekitar bokong, paha, atau lipatan kulit bayi.

4. Membuat bayi tidak nyaman dan lebih rewel

Popok yang penuh atau terlalu basah dapat menimbulkan rasa tidak nyaman. Bayi mungkin menjadi lebih sering menangis, gelisah, atau sulit tidur karena merasa tidak nyaman saat bergerak.

5. Menyebabkan gangguan pada kesehatan kulit bayi

Jika kebiasaan jarang mengganti popok terus berlangsung, kulit bayi bisa menjadi lebih sensitif dan rentan mengalami masalah kulit berulang. Karena itu, penting untuk rutin memeriksa kondisi popok Si Kecil, meskipun popok belum terlihat terlalu penuh.

Kesimpulan

Ganti popok berapa jam sekali sering menjadi pertanyaan banyak Moms and Dads, terutama bagi orang tua baru. Pada umumnya, popok bayi perlu diganti setiap 2–4 jam sekali atau disesuaikan dengan kondisi popok saat sudah penuh, bayi buang air besar, atau terasa lembab. Membiarkan popok terlalu lama dalam kondisi basah dapat meningkatkan kelembaban pada kulit dan membuat Si Kecil merasa kurang nyaman.

Selain memperhatikan jadwal penggantian popok, memilih popok dengan daya serap yang baik juga penting untuk menjaga kenyamanan bayi. Jika Si Kecil aktif bergerak sepanjang hari, popok dengan daya serap tinggi dapat membantu menjaga permukaan tetap kering lebih lama.

Salah satu pilihan yang dapat digunakan adalah MAKUKU Slim Luxury Silky. Popok ini dirancang menggunakan teknologi SAP Thin Core dengan tipis 1,6 mm namun memiliki daya serap optimal hingga 12 jam. Dilengkapi Natural Fine Silk yang lembut di kulit, MAKUKU Slim Luxury Silky membantu Si Kecil tetap nyaman dan bebas bergerak sepanjang hari.


Bagikan di media sosial:
Customer Care MAKUKU