Cara mengatasi bayi sembelit bisa dilakukan secara sederhana seperti pijat perut, menjaga asupan cairan, serta memastikan kenyamanan Si Kecil dengan penggunaan popok seperti MAKUKU Dry Care yang tetap kering dan tidak lembap.
Sembelit pada bayi memang cukup sering terjadi, terutama di masa awal pertumbuhan. Biasanya, kondisi ini terlihat dari pup yang lebih keras, sulit keluar, atau frekuensi BAB yang jadi lebih jarang dari biasanya.
Walaupun terkesan ringan, sembelit bisa membuat Si Kecil merasa tidak nyaman, jadi lebih rewel, bahkan susah tidur. Dengan memahami tanda, penyebab, dan cara mengatasinya, Moms bisa membantu Si Kecil kembali merasa nyaman dan ceria.
Tanda Bayi Sembelit yang Perlu Dikenali
Sebelum Moms mencari solusi, penting untuk memastikan dulu apakah Si Kecil benar-benar mengalami sembelit atau hanya perubahan pola BAB yang masih normal.
1. Frekuensi BAB Berkurang
Setiap bayi punya pola BAB yang berbeda, tapi jika Si Kecil jarang BAB dan terlihat tidak nyaman, ini bisa jadi tanda sembelit. Terutama jika sebelumnya rutin, lalu tiba-tiba berubah drastis.
2. Feses Keras dan Kering
Jika pup Si Kecil berbentuk keras, kering, atau seperti butiran kecil, itu tanda jelas adanya sembelit. Kondisi ini bisa membuat proses BAB terasa menyakitkan
3. Mengejan Berlebihan
Moms mungkin melihat Si Kecil mengejan kuat, wajahnya memerah, bahkan sampai menangis saat BAB. Ini biasanya terjadi karena feses sulit dikeluarkan.
4 Perut Terasa Keras
Perut bayi yang terasa lebih keras dari biasanya juga bisa jadi indikasi adanya penumpukan feses di dalam usus.
Penyebab Bayi Sembelit
Setelah mengenali tandanya, sekarang Moms perlu tahu apa saja yang bisa menyebabkan bayi mengalami sembelit.
1. Perubahan Pola Makan
Peralihan dari ASI ke susu formula atau mulai MPASI bisa membuat sistem pencernaan Si kecil “kaget”, sehingga memicu sembelit.
2. Kurang Asupan Cairan
Cairan itu berperan penting loh Moms dalam melunakkan feses Si Kecil. Jika Si Kecil kurang minum, pup bisa jadi lebih keras dan akan sulit keluar.
3. Sistem Pencernaan Belum Matang
Pada bayi, sistem pencernaan masih berkembang. Jadi wajar kalau kadang pencernaannya belum bekerja secara optimal.
4. Kurang Gerakan
Bayi yang belum aktif bergerak atau jarang melakukan aktivitas seperti menendang kaki bisa mengalami pergerakan usus yang lebih lambat.
Cara Mengatasi Bayi Sembelit
Tenang Moms, ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan di rumah untuk membantu Si Kecil kembali lancar BAB.
1. Pijat Perut Bayi
Pijat lembut area perut dengan gerakan memutar searah jarum jam bisa membantu merangsang pergerakan usus dan mempermudah BAB.
2. Gerakan Sepeda
Coba gerakkan kaki Si Kecil seperti mengayuh sepeda. Gerakan ini efektif membantu mendorong gas dan feses keluar.
3. Cukupi Asupan Cairan
Pastikan Si Kecil mendapatkan cukup ASI, susu, atau air (untuk bayi yang sudah MPASI) agar feses tidak mengeras.
4. Perhatikan Asupan MPASI
Jika Si Kecil sudah makan, berikan makanan tinggi serat seperti buah (pepaya, pir) dan sayuran untuk membantu melancarkan pencernaan.
5. Mandi Air Hangat
Air hangat bisa membantu merilekskan otot perut Si Kecil, sehingga lebih mudah saat BAB dan Si Kecil juga dapat lebih mudah untuk BAB.
Hal yang Harus Dihindari Saat Bayi Sembelit
Selain melakukan perawatan, ada juga beberapa hal yang sebaiknya tidak dilakukan agar kondisi tidak semakin parah.
1. Memberikan Obat Tanpa Resep Dokter
Jangan sembarangan memberikan obat pencahar pada bayi tanpa anjuran dokter karena bisa berbahaya bagi Si Kecil.
2. Terlalu Sering Mengganti Susu Formula
Mengganti susu tanpa alasan jelas justru bisa memperparah kondisi pencernaan Si Kecil. Karena apabila pencernaan Si Kecil masih belum matang dan sudah sering berganti susu bisa mengganggu kondisi pencernaannya.
3. Mengabaikan Tanda Sembelit
Jika sembelit berlangsung lama atau disertai gejala lain seperti muntah dan demam, sebaiknya Moms segera membawa Si Kecil untuk konsultasi ke dokter.
Sembelit pada bayi memang bisa membuat Moms khawatir, tapi kondisi ini umumnya bisa diatasi dengan langkah sederhana di rumah. Kuncinya adalah mengenali tanda sejak awal, memahami penyebabnya, dan memberikan penanganan yang tepat seperti menjaga asupan cairan, memberikan pijatan lembut, serta memastikan pola makan Si Kecil seimbang.
Selain itu, kenyamanan Si Kecil juga tidak kalah penting, terutama saat mereka sedang merasa tidak nyaman karena sembelit. Moms bisa gunakan MAKUKU Dry Care yang dirancang untuk melindungi kulit si Kecil dengan penyerapan maksimal selama 12 jam. MAKUKU Dry Care juga memiliki 3 lapisan sirkulasi udara untuk menjaga kelembaban kulit si Kecil.
Referensi:
https://www.healthychildren.org/English/health-issues/conditions/abdominal/Pages/Constipation.aspx
https://www.cdc.gov/nutrition/infantandtoddlernutrition/index.html
https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/constipation-in-children