Ruam popok merupakan masalah kulit yang masih mengkhawatirkan banyak orang tua. Salah satu penyebab ruam popok pada si kecil adalah ukuran popok yang salah. Untuk menghindari hal tersebut tidak ada salahnya mom dan dad mencari tahu bagaimana cara memilih ukuran popok yang tepat agar mencegah ruam popok. Buat mom dan dad yang masih kesulitan memilih ukuran popok yang pas untuk si kecil simak ulasannya berikut ini.
Proses pemilihan ukuran popok masih kerap membuat para orang tua bingung menentukan yang pas. Sampai saat ini tidak jarang, orang tua yang memilih ukuran popok berdasarkan usianya. Padahal memilih popok yang baik harus sesuai dengan berat badannya. Karena berat badan pada setiap usia bayi sangat berbeda-beda. Mengikuti berat badan bayi tentu dapat membuat popok terasa pas di tubuh si kecil, tidak kecil dan tidak terlalu besar. Karena popok yang ukurannya salah dapat menyebabkan gesekan antara popok dengan kulit bayi.
Selain ruam popok, kerugian memilih ukuran popok yang tidak pas adalah popok mudah bocor. Bagian popok yang melingkari lekuk paha si kecil terlihat longgar atau terlalu ketat. Serta akan terlihat bekas karet atau kemerahan pada bagian kulit yang bersentuhan dengan popok. Bekas kemerahan tersebut menandakan bahwa popok yang dipakai terlalu kecil.
Biasanya di setiap kemasan popok memiliki panduan ukuran dan berat badan bayi. Berikut cara memilih popok yang pas sesuai dengan berat badan si kecil dan panduan ukuran berdasarkan popok MAKUKU:
Size NB (Newborn)
- Berat badan: 0-5 kg
- Usia: 0-1 bulan
Size S
- Berat badan: 4-8 kg
- Usia: 1-3 bulan
Size M
- Berat badan: 6-11 kg
- Usia: 4-6 bulan
Size L
- Berat badan: 9-14 kg
- Usia: 7-12 bulan
Size XL
- Berat badan: 12-17 kg
- Usia: 12-15 bulan
Size XXL
- Berat badan: 15-25 kg
- Usia: 15-25 bulan
Jika ukuran dan berat badan si kecil belum cukup untuk mengetahui apakah popok yang digunakan si kecil pas atau tidak. Mom dan dad tidak perlu khawatir, karena ada tanda-tanda yang bisa menunjukkan popok bayi salah ukuran diantaranya:
Pantat bayi tidak tertutup dengan sempurna
Jika mom dan dad melihat bokong si kecil tidak tertutup popok dengan baik itu pertanda ukuran popoknya salah. Hal ini biasanya karena popok yang digunakan terlalu kecil dan sempit. Padahal yang terpenting dalam menggunakan popok adalah pantat bayi harus tertutup keseluruhan agar dapat menampung feses atau cairan urine si kecil dengan baik.
Perekat tidak berada di pinggul
Perekat popok pada bagian pinggang jika ukurannya pas maka akan berada di pinggul. Sedangkan bila perekat popok berada terlalu atas atau dibawah pinggul itu tandanya popok yang digunakan si kecil salah ukuran.
Bagian lapisan samping
Biasanya popok memiliki lapisan samping anti bocor. Saat mom dan dad keliru memilih ukuran popok maka bagian samping ini akan terlihat longgar, tidak terpasang dengan baik serta mudah lepas dari lekuk tubuh si kecil.
Karet pinggang ketat
Karet pinggang yang terlalu ketat ini dapat meninggalkan bekas kemerahan. Bahkan bisa memicu timbulnya bercak kemerahan pada kulit bayi. Bila mom dan dad ingin mengetahui apakah pinggang karet popok kecil bisa memastikan menarik dengan jari.
Itulah beberapa hal yang harus diperhatikan mom dan dad saat memilih popok yang pas untuk si kecil. Penting menentukan ukuran popok yang pas agar mencegah ruam popok dan masalah kulit lainnya. (Aq/MKK)
Read also:
Kapan Menstruasi Pertama Setelah Melahirkan?
Komen
250