5 Tanda Si Kecil Harus Ganti Ukuran Popok

5 Tanda Si Kecil Harus Ganti Ukuran Popok

written by : MAKUKU - 13 Sep 2022

Viewed : 866 times  Read duration : Page Views : 2289 times

Dukungan orang tua dalam memberikan yang terbaik dapat menunjang tumbuh kembang si kecil lebih optimal. Salah satu kebutuhan yang mesti dipenuhi oleh orang tua untuk si kecil adalah popok. Popok dengan ukuran yang tepat dapat membuat si kecil bebas bergerak dan nyaman melakukan aktivitas seharian. Menentukan ukuran popok yang tepat acap kali membingungkan untuk orang tua, bagaimana tanda bahwa popok yang digunakan si kecil ukurannya pas dan kapan si kecil harus mengganti ukuran popok agar popok dalam bekerja dengan baik.

Mom dan dad harus tahu nih apa saja keuntungan untuk si kecil ketika menggunakan popok dengan ukuran yang tepat. Dengan menggunakan ukuran popok yang tepat itu artinya si kecil dapat terhindar dari ruam popok. Karena popok yang terlalu sempit membuat permukaan popok bergesekan ketat dengan kulit. Kebayang kan kalau popok si kecil penuh dengan cairan atau kotoran dan menempel ke kulit si kecil dalam jangka waktu yang lama? Kondisi lembab tersebut bisa memicu pertumbuhan bakteri dan sarang kuman.

Bukan hanya itu mom dan dad, ukuran popok yang salah juga bisa membuat kinerja popok tidak maksimal dalam menampung cairan. Si kecil yang menggunakan popok terlalu besar justru akan mudah bocor. Mom dan dad akan repot mengganti popok yang bocor dan belum lagi jika cairan yang bocor tersebut mengenai celana, baju atau karpet yang diduduki si kecil. Tentu mom dan dad harus menggantinya dan bikin cucian di rumah semakin menumpuk.

5 Tanda Moms Harus Ganti Ukuran Popok Bayi

Kesalahan dalam pemilihan ukuran popok terjadi tak hanya karena orang tua bingung menentukan ukuran yang pas. Tetapi juga ada beberapa hal yang tidak disadari oleh para orang tua seperti kurang peka jika si kecil sudah waktunya mengganti dan beralih ke ukuran yang lain. Nah, daripada hal ini terus berlarut-larut terjadi, yuk ketahui apa saja tanda si kecil harus ganti ukuran popok sebagai berikut:

Perhatikan berat badan si kecil

Seiring berjalannya waktu, berat badan si kecil akan berubah. Semua orang tua mengharapkan berat badan si kecil terus naik sesuai dengan pertumbuhannya. Untuk itu, perhatikan perubahan berat badan si kecil untuk mengetahui ukuran popok mana yang cocok dan pas untuk dikenakan. Salah satu tips memiliki ukuran popok yang tepat yakni dengan berdasarkan berat badan si kecil bukan usianya. Mom dan dad tidak perlu khawatir karena di setiap kemasan popok biasanya tersedia panduan ukuran popok dengan berat badannya.

Bentuk popok saat digunakan

Cara inilah yang sangat mudah untuk mengetahui apakah ukuran popok si kecil masih aman digunakan atau harus diganti. Mom dan dad lihat saja bagaimana bentuk popok saat digunakan oleh si kecil, apakah bentuknya simetris atau tidak. Misalnya bagian depan pinggang terlalu tinggi atau bagian belakangnya terlalu rendah. Seharusnya bagian popok ini tepat berada di pinggang. Jika mom dan dad melihat sudah tidak simetris, berarti sudah waktunya si kecil menggunakan ukuran yang berbeda.

Tidak kesempitan

Popok yang kekecilan akan sempit bila dipakai oleh si kecil. Tanda popok kekecilan adalah popok terlihat ketat di bagian perut dan paha si kecil. Karet popok akan meninggalkan bekas kemerahan dan membuat perut si kecil sesak serta nyaman untuk bergerak. Popok yang sempit juga dapat terlihat dari area bokong si kecil tidak tertutup dengan sempurna. Bagian ini sangat penting saat menggunakan popok agar cairan dan kotoran si kecil tidak tercecer keluar. Jadi, kalau popok yang digunakan si kecil sudah kesempitan itu berarti ukurannya sudah harus naik satu tingkat.

Mudah bocor dan daya serapnya berkurang

Popok dengan daya serap yang tinggi merupakan poin penting untuk mencegah terjadinya kebocoran. Saat popok si kecil sering bocor, coba deh mom dan dad perhatikan mungkin popok si buah hati sudah kekecilan. Karena salah satu penyebab popok yang sering bocor adalah ukuran popok yang salah. Mom dan dad bisa beralih ke ukuran lainnya. Selain itu perhatikan pula kualitas popok yang digunakan, pilihlah popok yang memiliki kemampuan penyerapan yang baik dan tidak bocor seperti MAKUKU SAP Diapers Slim.

Sering penuh dalam waktu singkat

Jika moms sering kali melihat popok si kecil penuh dalam waktu yang relatif singkat setelah diganti dan indikator urine sering berubah warna, ini mungkin menandakan bahwa kapasitas penyerapan popok saat ini tidak cukup. Jadi, popok yang digunakan harus diganti dengan ukuran yang lebih besar.

Rekomendasi popok MAKUKU anti gumpal dan daya serap tinggi

MAKUKU merupakan pelopor popok dengan teknologi baru struktur inti SAP atau Super Absorbent Polymer dan pertama di Indonesia. Dengan struktur inti SAP, MAKUKU SAP Diapers Slim anti gumpal, popoknya tipis namun dapat menampung banyak cairan, daya serapnya tinggi dan merata. Serta keunggulan lainnya, MAKUKU SAP Diapers Slim ini mengunci cairan dengan maksimal sehingga cairan yang sudah terserap tidak akan menguap kembali ke permukaan popok. Dengan begini popok MAKUKU dapat kering tahan lama dan efektif mengurangi ruam popok.

Sedangkan pada popok lain masih menggunakan struktur inti pulp atau serat kayu. Kemampuan menyerapnya tidak semaksimal daya serap MAKUKU SAP Diapers Slim. Kenapa? Karena saat menyerap, cairan tidak dapat menyebar sehingga menumpuk di satu titik saja. Akibatnya, popok lain mudah menggumpal, berat dan membuat bayi tidak nyaman. Apalagi popok menggumpal dapat meningkatkan risiko ruam popok.

MAKUKU SAP Diapers Slim tersedia dalam dua jenis yakni tipe perekat (tape) dan tipe celana (pants). Untuk panduan ukuran popoknya, MAKUKU sudah menyesuaikan dengan berat badan bayi di Indonesia secara umum. Yuk cek ukuran popok berikut ini:

Size NB (Newborn)

  • Berat badan: 0-5 kg
  • Usia: 0-1 bulan

Size S

  • Berat badan: 4-8 kg
  • Usia: 1-3 bulan

Size M

  • Berat badan: 6-11 kg
  • Usia: 4-6 bulan

Size L

  • Berat badan: 9-14 kg
  • Usia: 7-12 bulan

Size XL

  • Berat badan: 12-17 kg
  • Usia: 12-15 bulan

Size XXL

  • Berat badan: 15-25 kg
  • Usia: 15-25 bulan

So, mom dan dad harus lebih peka yah dengan ukuran popok yang digunakan oleh si kecil. Jika tanda-tanda diatas sudah terlihat, jangan ragu untuk ganti ukuran popok agar si kecil lebih nyaman. (Aq/MKK)

ruampopok

popokbayi

POPOKSAP

POPOKMAKUKU

STRUKTURINTISAP

SUPERABSORBENTPOLYMER

UKURANPOPOK

popok

Komen


250

READ ANOTHER POPULAR ARTICLE

Lihat semua >
GAYA HIDUP
Ruam Popok: Gejala dan Pengobatan yang Harus Anda Ketahui

Ruam popok dapat membuat kulit bayi menjadi merah, melepuh, kering, dan bersisik. Kenali jenis ruam popok pada bayi dan cara mengatasinya di artikel ini

MAKUKU
2022-02-21 10:41:39
0 Comment
GAYA HIDUP
Ini Bedanya MAKUKU Air Diapers dengan Popok Lainnya

Kesalahan memilih popok bisa memengaruhi kesehatan kulit bayi. Untuk menjaga kesehatan bayi, gunakan Makuku Air Diapers yang berbeda dengan popok lainnya

MAKUKU
2021-11-25 10:34:07
0 Comment

READ ANOTHER LATEST ARTICLE

Lihat semua >
GAYA HIDUP
7 Cara Mengatasi Bayi Rewel Saat Perjalanan Mudik

Simak Tips Mengatasi Bayi Rewel di Jalan! Temukan solusi praktis dan efektif untuk menjaga bayi tetap tenang dan nyaman selama perjalanan mudik.

MAKUKU
2024-04-05 09:48:28
0 Comment
GAYA HIDUP
8 Destinasi Wisata Bogor Ramah Anak untuk Liburan Keluarga

Liburan seru bersama anak di Bogor? Yuk, kunjungi Destinasi Wisata Bogor Ramah Anak! Beragam pilihan wisata edukatif dan menyenangkan menanti.

MAKUKU
2024-04-05 09:35:10
0 Comment