Olahraga Saat Hamil, Apakah Boleh?

Olahraga Saat Hamil, Apakah Boleh?

written by : MAKUKU - 7 Sep 2023

Viewed : 6 times  Read duration : Page Views : 224 times

Sebagian besar ibu hamil mungkin bingung apakah dalam kondisi mengandung bisa tetap melakukan aktivitas fisik seperti olahraga atau tidak. Ternyata olahraga bisa dilakukan oleh siapapun termasuk ibu hamil. Bahkan saat hamil sangat dianjurkan untuk rutin berolahraga karena memiliki banyak manfaat bagi kesehatan baik untuk ibu hamil maupun janin dalam kandungan. 

 Lalu, kapan waktu yang tepat berolahraga? Dan jenis olahraga seperti apa yang dianjurkan? Pertanyaan seputar olahraga saat hamil MAKUKU bahas tuntas dalam Instagram Live bersama dokter spesialis Kebidanan dan Kandungan di Primaya Hospital Bekasi Utara, dr. Boeyeong Dalimunthe, Sp.OG dengan tema Ibu hamil Boleh Olahraga? Yuk Tanya Dokter! Sebagai berikut:

 Bolehkah Ibu hamil berolahraga? Kapan waktu yang tepat untuk berolahraga?

Ibu hamil direkomendasikan untuk berolahraga karena memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Namun, sebaiknya ibu hamil melakukan olahraga ringan yang tidak berdampak pada kandungan dan minim cedera.

Sedangkan waktu yang tepat untuk berolahraga sebenarnya tergantung pada kondisi kehamilan dan usia kandungan. Olahraga ibu hamil sebaiknya dilakukan setelah trimester pertama atau saat kehamilan memasuki usia 12 minggu atau 3 bulan. Waktu tersebut sangat tepat berolahraga karena janin dinilai sudah cukup kuat.

Rekomendasi olahraga berdasarkan usia kehamilan?

Pada dasarnya kehamilan dibagi menjadi 3 trimester. Pada awal kehamilan atau trimester 1 kehamilan bisa dikatakan masih sangat rentan karena plasenta belum matang sempurna dan janin belum cukup kuat. Sehingga bagi ibu hamil yang ingin berolahraga pada trimester pertama sebaiknya melakukan olahraga ringan seperti jalan kaki atau bersepeda. Namun dilakukan dengan hati-hati, pelan, jangan sampai terjatuh dan terguncang.

Pada trimester kedua, ibu hamil bisa meningkatkan intensitas olahraga, ibu hamil disarankan berolahraga selama 150 menit dalam seminggu atau 30 menit dalam dalam sehari selama 5 hari. 

Kemudian, menjelang persalinan di trimester ketiga, ibu hamil bisa melakukan olahraga yang difokuskan untuk kelancaran persalinan. Misalnya olahraga untuk membantu pola pernapasan yang baik dan membantu kepala bayi turun ke panggul.

 Manfaat olahraga untuk ibu hamil?

Olahraga memberikan banyak manfaat kesehatan di setiap fase kehamilan. Pada trimester pertama, olahraga berguna untuk menyeimbangkan kondisi diawal kehamilan. Misalnya pada trimester pertama ibu hamil biasanya mengalami mual dan sulit makan. Nah, olahraga ringan ini dapat membantu menambah hormon yang merangsang tubuh lebih segar. 

Trimester kedua, olahraga akan membantu untuk menambah berat badan dalam jumlah yang sesuai atau tidak terlalu banyak. Serta membantu ibu hamil dalam mempersiapkan proses persalinan.

 Olahraga atau aktivitas yang tidak direkomendasikan untuk ibu hamil apa sih?

Olahraga yang disarankan untuk ibu hamil dari trimester pertama sampai ketiga adalah olahraga yang sifatnya kardio seperti aerobik, yoga, jalan dan bersepeda. Sedangkan olahraga yang sifatnya anaerobic atau weight training tidak diperbolehkan. Karena memiliki risiko bantuan yang tinggi.

Olahraga berlebihan dinilai menjadi salah satu faktor penyebab keguguran, mitos atau fakta dok?

Itu adalah mitos. Bila kondisi ibu hamil baik-baik saja tanpa adanya keluhan seperti perut kram, mulas, hingga flek maka ibu hamil boleh berolahraga. Namun, jika ada keluhan olahraga apapun tidak disarankan. Ibu hamil sebaiknya beristirahat sampai kondisi membaik.

Durasi olahraga yang direkomendasikan berdasarkan usia kehamilan?

Pada trimester kedua dan ketiga durasi olahraga yang direkomendasikan adalah 150 menit dalam seminggu. Namun, hal ini ini tergantung pada kondisi masing-masing ibu hamil. Sementara pada trimester pertama tidak ditentukan berapa lama ibu hamil berolahraga. Ibu hamil bisa melakukan aktivitas seperti biasa yang setara dengan berolahraga.

Dampak yang dirasakan bagi Moms ataupun calon debaynya jika selama kehamilan jarang berolahraga?

Dampak yang dirasakan untuk ibu hamil atau janin yang selama kehamilan jarang berolahraga akan dirasakan pada trimester 3 menuju persalinan. Di saat ibu hamil memiliki berat badan yang sudah maksimal tetapi tidak disertai dengan olahraga bisa membuat tubuh mudah lelah, pernapasan pendek. Bahkan saat persalinan bisa jadi susah mengatur napas dan kepala bayi tidak masuk panggul akibat kurangnya rangsangan yang sebenarnya bisa didapat dari olahraga.

Menuju masa persalinan, apa saja yang harus disiapkan oleh calon orang tua baik dari segi aspek fisik, mental dan juga materi atau perlengkapan?

Menjelang persalinan semua aspek harus dipersiapkan. Siapakah yang akan mendampingi selama persalinan, karena keberadaan suami atau orang terdekat lebih diutamakan. Sedangkan pada kesiapan mental ibu hamil bisa berkonsultasi ke dokter agar lebih nyaman selama persalinan.

Nah, itulah serba-serbi olahraga untuk ibu hamil, mulai dari manfaatnya hingga jenis olahraga yang boleh dilakukan ibu hamil sesuai dengan usia kandungan. Selama masa kehamilan, ibu hamil yang berolahraga bisa mendapatkan banyak manfaat bagi kesehatan termasuk bayi dalam kandungan. (Aq/MKK)

olahragaibuhamil

Komen


250

READ ANOTHER POPULAR ARTICLE

Lihat semua >
AHLI
Mulai Era SAP, MAKUKU Luncurkan Popok Terbarunya

Salah satu cara orang tua dalam memberikan hal terbaik untuk anaknya adalah dengan memilihkan popok yang tepat. Pemilihan popok menjadi sangat penting karena popok dapat berdampak pada perkembangan dan kesehatan si kecil. Efek negatif yang ditimbulkan akibat pemilihan popok yang kurang tepat yaitu ruam popok. Sebagai solusi dari permasalahan tersebut, MAKUKU berinovasi dengan kembali meluncurkan popok dengan SAP (Super Absorbent Polymer) yang ultra slim.

MAKUKU
2022-03-17 10:42:40
0 Comment
AHLI
Mitos atau Fakta: Hubungan Seks Saat Hamil Tua Bisa Melancarkan Persalinan

Banyak mitos yang beredar di masyarakat mengenai kehamilan. Salah satunya adalah berhubungan seks saat hamil tua bisa memperlancar persalinan. Lalu benarkah demikian?

MAKUKU
2022-01-28 18:40:23
0 Comment

READ ANOTHER LATEST ARTICLE

Lihat semua >
AHLI
Perbedaan Dermatitis Popok dan Dermatitis Atopik

Pahami perbedaan antara ruam popok bayi dan dermatitis atopik, serta tips bagi Moms untuk mengatasi kondisi saat Si Kecil mengalaminya.

MAKUKU
2024-02-23 14:22:35
0 Comment
AHLI
Salep Ruam Popok Rekomendasi Dokter

Lindungi kulit bayi dari ruam popok dengan salep rekomendasi dokter. Skin care penting untuk kulit sensitif bayi.

MAKUKU
2024-02-23 11:20:43
0 Comment