Hari Gizi Nasional: Trik Jitu Mengenalkan Makanan Pada Si Kecil

Hari Gizi Nasional: Trik Jitu Mengenalkan Makanan Pada Si Kecil

written by : MAKUKU - 25 Jan 2024

Viewed : 6 times  Read duration : Page Views : 48 times

Setelah menginjak usia 6 bulan, si kecil sudah mulai diperkenalkan dengan makanan padat sebagai pendamping ASI atau biasa disebut dengan MPASI. Namun, bagi orang tua baru memberikan MPASI pertama adalah tantangan tersendiri. Mungkin ada pertanyaan makanan apa yang cocok dan bergizi saat MPASI. 

Bertepatan dengan Hari Gizi Nasional yang jatuh pada tanggal 25 Januari 2024, MAKUKU bersama Aviantika Devi Subono Putri S,Gz. Dietisien  Ahli Gizi dari RS Happy Land Jogja mengadakan Instagram Live dengan tema “Trik Jitu Mengenalkan Makanan pada si Kecil”. 

Usia yang tepat mengenalkan makanan atau MPASI

MPASI sebenarnya bisa dikenalkan pada si kecil setelah menginjak usia 6 bulan. Karena kebutuhan ASI setelah 6 bulan tidak dapat memenuhi kebutuhan si kecil yang mulai aktif dan energi yang dibutuhkan pun semakin besar. Jadi, Aviantika menyarankan sebaiknya MPASI dilakukan tidak kurang atau lebih dari 6 bulan.

Jika MPASI diberikan pada bayi kurang dari 6 bulan dapat menyebabkan diare dan dehidrasi. Hal ini karena enzim pencernaan pada bayi belum matang atau siap. Sedangkan MPASI yang diberikan lebih dari 6 bulan bisa memicu malnutrisi atau gangguan nutrisi.

Hal yang harus diperhatikan sebelum MPASI

Orang tua akan selalu belajar hal baru termasuk memberikan makanan pada si kecil. Menurut Aviantika, ada cukup banyak hal yang harus diperhatikan sebelum memberikan MPASI pada si kecil. Mulai dari usia, frekuensi, teksture, hingga variasi makanan. Moms dan dan dads bisa memberikan makanan sesuai usianya. Sedangkan semakin bertambah usia maka frekuensi makan si kecil pun meningkat.

“Misalnya usia si kecil 6-8 bulan bisa diberikan makan 2-3 kali sehari dengan selingan 1 kali. Frekuensi makan MPASI si kecil bertambah saat berusia 9-11 bulan yaitu 3-4 kali sehari dengan selingan 1-2 kali sehari,” jelas Aviantika.

Tanda si kecil siap MPASI

Kondisi kesehatan dan perkembangan setiap anak berbeda-beda. Idealnya, MPASI diberikan pada usia 6 bulan dengan beberapa tanda kesiapan menerima MPASI. Aviantika menyebutkan tanda-tanda si kecil siap MPASI sebagai berikut:

  1. Kepala si kecil sudah tegak. Hal ini dapat memudahkan si kecil menelan makanan padat yang diberikan. Bukan seperti ASI yang dapat dikonsumsi dengan posisi apapun karena bentuknya cair.
  2. Bayi sudah dapat duduk dan bersandar dengan baik.
  3. Si kecil antusias saat melihat makanan atau responsive feeding.
  4. Tetap lapar dan rewel meski sudah menyusu dalam jumlah yang banyak.

Tingkatan tekstur MPASI sesuai usia

Aviantika menjelaskan bahwa orang tua harus memperhatikan makanan yang diberikan kepada si kecil. Karena MPASI tidak dapat diberikan begitu saja tanpa memperhatikan tekstur yang akan dimakan oleh si kecil. Dalam pemberian MPASI yang tepat, moms dan dad wajib menyajikan makanan dengan tekstur sesuai usia si kecil.

  • Usia 6-8 bulan: kental atau pure
  • Usia 9-10 bulan: tidak begitu halus atau cincang
  • Usia 12-24 bulan: makanan keluarga

Hindari Kesalahan saat MPASI

Setiap orang tua ingin memberikan yang terbaik untuk si kecil. Namun, pada tahap belajar bisa saja orang tua melakukan beberapa kesalahan saat memberikan MPASI. Agar tumbuh kembang si kecil optimal, hindari beberapa kesalahan saat MPASI:

Kualitas nutrisi yang rendah

Makanan yang disarankan untuk dikonsumsi oleh si kecil saat MPASI harus mengandung karbohidrat, protein hewani dan lemak. Ketiga komponen tersebut merupakan penyumbang terbesar untuk meningkatkan berat badan, sel otak, perkembangan motorik kasar dan halus. MPASI akan kurang maksimal jika ketiga komponen ini tidak tersedia dalam makanan si kecil. 

Jangan mengonsumsi makanan kemasan

Selama masa pertumbuhan, hindari memberikan si kecil makanan kemasan atau olahan seperti nugget atau sosis. Karena biasanya makanan kemasan tidak dapat memenuhi kebutuhan gizi dan nutrisi si kecil. Sedangkan si kecil membutuhkan makanan sehat yang dapat menyokong tumbuh kembang.

Camilan berlebihan

Camilan boleh saja diberikan pada si kecil, namun tidak boleh berlebihan. Cukup batasi camilan si kecil 1-2 kali sehari dan berikan camilan sehat. Memberikan camilan dalam jumlah banyak bisa membuat si kecil mudah kenyang dan membuat si kecil mengabaikan makanan utama.

Makanan berbumbu tajam

Menyajikan makanan yang enak tentu dapat membuat si kecil lahap. Makanan enak yang sehat tidak harus selalu diberikan garam dan gula atau makanan yang rasanya asin dan manis. Pada dasarnya rasa gurih pada makanan bisa didapatkan dari bahan makanan. Jadi, moms bisa menambahkan sedikit garam dan gula.

Kesimpulan

Mengenalkan makanan padat atau MPASI sesuai dengan usia dan waktu dapat memberikan manfaat baik pada kesehatan si kecil. Jangan memaksakan si kecil untuk makan karena bisa membuatnya trauma dan takut untuk mencoba makanan. Perhatikan pula kandungan gizi dan nutrisi pada makanan agar tumbuh kembangnya maksimal. Selamat Hari Gizi Nasional! (Aq/MKK)

harigizinasional

MPASI

Komen


250

READ ANOTHER POPULAR ARTICLE

Lihat semua >
AHLI
Mulai Era SAP, MAKUKU Luncurkan Popok Terbarunya

Salah satu cara orang tua dalam memberikan hal terbaik untuk anaknya adalah dengan memilihkan popok yang tepat. Pemilihan popok menjadi sangat penting karena popok dapat berdampak pada perkembangan dan kesehatan si kecil. Efek negatif yang ditimbulkan akibat pemilihan popok yang kurang tepat yaitu ruam popok. Sebagai solusi dari permasalahan tersebut, MAKUKU berinovasi dengan kembali meluncurkan popok dengan SAP (Super Absorbent Polymer) yang ultra slim.

MAKUKU
2022-03-17 10:42:40
0 Comment
AHLI
Mitos atau Fakta: Hubungan Seks Saat Hamil Tua Bisa Melancarkan Persalinan

Banyak mitos yang beredar di masyarakat mengenai kehamilan. Salah satunya adalah berhubungan seks saat hamil tua bisa memperlancar persalinan. Lalu benarkah demikian?

MAKUKU
2022-01-28 18:40:23
0 Comment

READ ANOTHER LATEST ARTICLE

Lihat semua >
AHLI
Perbedaan Dermatitis Popok dan Dermatitis Atopik

Pahami perbedaan antara ruam popok bayi dan dermatitis atopik, serta tips bagi Moms untuk mengatasi kondisi saat Si Kecil mengalaminya.

MAKUKU
2024-02-23 14:22:35
0 Comment
AHLI
Salep Ruam Popok Rekomendasi Dokter

Lindungi kulit bayi dari ruam popok dengan salep rekomendasi dokter. Skin care penting untuk kulit sensitif bayi.

MAKUKU
2024-02-23 11:20:43
0 Comment